Insomnia Selama Masa Kehamilan

Wanita dengan program hamil mungkin mengalami insomnia kehamilan karena rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat kehamilan. Seorang wanita mungkin mengalami masalah tidur hanya karena perut besar membuat hampir semua posisi tidur tidak nyaman. Kehamilan insomnia lebih sering dialami pada trimester terakhir karena rahim membengkak menekan bagian tubuh dan organ tubuh dan menimbulkan tekanan pada beberapa bagian. Hal ini mengakibatkan keluhan kehamilan yang umum seperti mual, kram, sakit maag, nyeri pada tubuh dan kebutuhan untuk sering buang air kecil. Gerakan janin dan kecemasan psikologis juga berkontribusi terhadap insomnia kehamilan.

Selain kehamilan insomnia, sleep apnea juga bisa menjadi kondisi berbahaya yang bisa terjadi selama kehamilan. Bagian hidung mungkin semakin membengkak pada wanita hamil yang bisa menghalangi jalan napas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *